Nama kategori harus konkret
Label pendek membantu pengunjung memutuskan jalur yang relevan. Istilah seperti perangkat, desain, keamanan, dan panduan lebih mudah dipahami daripada istilah pemasaran yang tidak menjelaskan jenis kontennya.
Pembagian tersebut juga harus konsisten. Artikel tentang pengaturan browser sebaiknya berada dekat dengan topik perangkat, bukan tercampur tanpa alasan ke dalam galeri visual.
Satu artikel bisa berhubungan dengan beberapa topik
Hubungan antar bacaan tidak harus mengikuti kotak kategori yang kaku. Sebuah artikel tentang kontras warna, misalnya, berkaitan dengan desain sekaligus aksesibilitas.
Tautan bacaan lanjutan dapat mempertemukan dua kelompok yang berdekatan. Pembaca mendapat konteks tambahan tanpa harus kembali ke daftar utama dan mencari dari awal.
Evaluasi isi kategori secara berkala
Ketika artikel terus bertambah, label yang semula jelas bisa menjadi terlalu luas. Meninjau judul dan ringkasan membantu menemukan kelompok yang perlu dipisah.
Pembaca dapat memanfaatkan kolom pencarian untuk menemukan istilah yang lebih khusus. Kombinasi kategori dan pencarian biasanya memberikan jalur yang lebih fleksibel daripada hanya salah satunya.
Melihat pengelompokan dari sisi pengunjung
Seseorang yang ingin memperbesar tulisan kemungkinan akan mencari kategori perangkat atau aksesibilitas, bukan galeri. Sementara itu, orang yang tertarik pada poster bernuansa hijau akan lebih mudah menemukan pembahasannya melalui kategori desain visual.
Uji nama kategori dengan meminta orang lain memilih jalur menuju suatu informasi tanpa bantuan. Jika banyak yang memilih tempat berbeda, mungkin label perlu diperjelas. Pengelompokan yang baik harus membantu pembaca, bukan hanya mengikuti istilah yang disukai penulis.